10 Cara Unik Berhenti Merokok

Kebiasaan merokok memang sangat sulit dihentikan. Tanpa adanya keinginan yang kuat dari dalam diri si perokok, tidak ada sesuatu apapun yang dapat menghentikannya dari kebiasaan yang selain merugikan dirinya sendiri juga merugikan orang-orang disekitarnya ini. Banyak cara yang sudah diperkenalkan untuk membantu menghentikan kebiasaan merokok; mulai dari mengunyah permen pengganti rokok (dengan kandungan zat kimia yang tentunya jauh lebih tidak berbahaya dari rokok) sampai terapi psikologi. Mungkin memang cukup membantu, namun jika niat untuk berhenti tidak cukup kuat, berbagai bentuk terapi yang paling canggih sekalipun akan useless.

Bagaimana agar motivasi berhenti merokok ini bisa ditingkatkan? Salah satunya adalah dengan dorongan dari orang-orang terdekat. Pada istri yang suaminya merokok (atau sebaliknya), anak-anak yang ayah/ibunya merokok, para pekerja yang rekan sekerjanya merokok, bisa membantu memotivasi para perokok ini agar punya keinginan kuat untuk berhenti. Speck, seorang remaja 14 tahun ingin sekali ayahnya berhenti merokok. Sang ayah, John Mellencamp yg adalah seorang rock star berusia 58 tahun, sudah pernah terkena serangan jantung namun tetap merokok. Speck membuat cause di Facebook: 1,000,000 to Join, My Dad John Mellencamp Will Quit Smoking (Saya tidak kenal dengan John Mellencamp apalagi anaknya. Tapi saya juga akan dukung dia untuk berhenti merokok). Jika pendukungnya sudah mencapai 1 juta, Mallencamp berjanji akan berhenti merokok selama-lamanya. Pada Januari 2010, pendukung cause ini sudah mencapai 290.000 orang.

Namun anda tidak perlu menjadi seorang rocker untukberhenti merokok. Banyak cara – didorong oleh niat yang kemudian melahirkan disiplin, kadang-kadang dengan tambahan rasa malu – yang akan menolong anda. Berikut ini cara yang ditempuh oleh beberapa orang, siapa tahu bisa menginspirasi anda yang ingin berhenti merokok.

  1. Pat Owens di New York membungkus rokok-rokoknya dengan kantung plastik dan menguburnya di dalam pot tanaman. Jika ingin merokok sebatang ia harus menggali, mengambil 1 dan mengubur kembali sisanya. Ini membuatnya malas merokok karena harus menggali dan mengubur berulang-ulang. Saat ini dia sudah berhenti merokok selama 18 tahun.
  2. Eric Katzman di Queens, NY ditantang oleh temannya bahwa akan ditraktir makan di sebuah steakhouse yang sangat terkenal di Brooklyn jika ia bisa tidak merokok selama 1 bulan. Masalahnya adalah, 9 bulan kemudian baru mereka bisa pergi kesana untuk makan steak dan selama periode itu Katzman tetap puasa merokok.
  3. Mike di Newport punya 2 orang teman yang bertekad akan berhenti merokok. Mereka akan membayar denda @ USD 1000 pada orang lain jika mereka tidak mampu berhenti. Ternyata tantangan itu berhasil. Mereka memilih berhenti merokok daripada bangkrut.
  4. Cerita dari Chris di NY, keponakannya mengunyah biskuit anjing untuk menghilangkan rasa kecanduan terhadap rokok, dan dia berhasil. Hmm.., semoga tidak ganti jadi kecanduan dengan biskuit anjing.
  5. Liz Rubin di North Potomac menghapus anggaran membeli rokok dari personal budget-nya dan menggantinya menjadi anggaran membeli lotre. Dia berjanji akan membeli lotre tanpa rasa bersalah, sebanyak yang ia mau, asalkan tidak lagi merokok.
  6. Joanne Fanizza di Farmingdale, NY lain lagi.  Biasanya dia merokok 30 batang sehari. Suatu ketika dia membaca artikel di koran berisi resep dokter untuk berhenti merokok. 1 sendok makan baking soda dicampur dengan 8 ml air dan diminum 2 kali sehari pada minggu pertama dan 1 kali sehari pada minggu kedua. Fanizza minum 2 gelas pertamanya pada hari Minggu dan kemudian 2 gelas lagi pada hari Senin. Pada hari Minggu dan Senin dia hanya merokok 2 batang per hari. Selasanya dia hanya merokok sebatang, selanjutnya tidak berhenti sama sekali sampai sekarang (20 tahun). Namun dia tetap melanjutkan minum ramuan ajaibnya selama 1 minggu penuh.
  7. Sheila Sidney Bander, seorang PhD dalam bidang psikologi dan ahli hypnoterapi punya kebiasaan merokok 1 bungkus per hari. Pada suatu pesta tahun baru temannya yang juga perokok berat minta dihipnotis agar berhenti merokok. Selama sejam dia menghipnotis temannya. Seminggu kemudian sang teman menelepon, sambil merokok. Saat itu dia menyadari bahwa sudah seminggu ini dia tidak merokok. Ternyata yang dihipnotisnya waktu itu adalah dirinya sendiri. Sekarang sudah 30 tahun dia tidak pernah menyentuh rokok lagi.
  8. Kevin Gerard Kilpatrick di San Diego, California membuat perjanjian dengan dirinya sendiri. Dari sebungkus sehari, dia akan berhenti sama sekali dan sebagai rewardnya dia boleh merokok sebatang dalam 1 minggu yang telah dilewatinya tanpa rokok. Sepanjang musim panas terakhir dia merokok hanya 2 batang dan pada musim gugur dia tidak merokok sama sekali.
  9. Jessica Ward di Washington bercerita tentang bagaimana neneknya berhenti merokok. Sang nenek membuang semua rokok yang dimilikinya, dan menyimpan hanya sebatang. Rokok ini kemudian ditaruh di salah satu sudut dapur. Jika hasrat untuk merokok datang, diambilnya rokok itu, disulut, dihisap sekali kemudian dimatikan. Begitu terus. Abunya dibiarkan bertebaran disekitar situ. Lama-lama tempat itu jadi semakin kotor dan jorok. Akhirnya sang nenek enggan menyentuh rokoknya lagi.
  10. Reene Cooper di Santa Barbara harus menjalankan terapi berteriak pada dokternya bahwa dia telah merokok sebungkus sehari selama 28 tahun. Kemudian dia menyadari bahwa ini gila dan harus dihentikan. Kebiasaan merokoknya ikut berhenti.

Bagi Anda para perokok, mana cara yang paling tepat untuk Anda? Atau apakah Anda lebih kreatif dari mereka?

2 Responses

  1. Artikel yang bagus. trima kasih. boleh copy buat blog saya?

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: